![]() |
| Foto: Siatuasi aksi damai PMII Bali Nusra di depan kantor MAPOLDA NTB |
Maka dengan ini Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali-Nusa Tenggara yang dinahkodai oleh Aziz Muslim Ketua Umum PKC PMII, menggelar aksi damai di depan Mapolda NTB, Senin sore (27/05/2019).
Korlap Muhammad Shalihin mengatakan, aksi bertujuan untuk menyuarakan Semangat persatuan kesatuan, dan perdamaian bangsa, agar masyarakat Indonesia tidak terprovokasi dengan isu SARA, HOAKS, serta ujaran kebencian.
"Oknum-oknum elit Politik Nasional dan Internasional yang ingin memecah belah persatuan bangsa yang Plural, maka dari itu kita harus menyuarakan semangat persatuan kesatuan dan perdamaian bangsa," tegasnya saat berorasi di keramaiaan massa.
Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan RI, UUD 1945, sebagai 4 pilar bangsa yang telah final jangan mencoba untuk diganggu oleh pihak manapun.
Keberadaan institusi Negara patut dijaga dan diberikan apresiasi untuk kerja keras dan kinerjanya dalam melaksanakan Pilpres dan Pileg (PEMILU) serentak.
KPU dan BAWASLU lembaga Penyelenggara PEMILU, jika ada kelalaian dan kecurangan dalam menjalankan tugasnya maka laporkan kepada Mahkamah Konstitusi sesuai amanat UU yang berlaku, bukan dengan cara melakukan tindakan mobilisasi masa untuk menyuarakan ketidak adilan yang belum tentu benar adanya (Data Valid).
TNI/POLRI sebagai aparat keamanan telah bekerja maksimal dalam menjalankan kerja-kerja positif agar situasi kondisi pada PEMILU tahun ini berjalan dengan baik demi tercapainya situasi KAMTIBMAS di masyarakat, ungkapnya.
Kemudian dilanjutkan pembacaan tuntutan langsung oleh Aziz Muslim selaku
Ketua Umum PKC PMII Bali-Nusa Tenggara Aziz Muslim membacakan tuntutannya yang diterima oleh Kabid Humas Polda AKBP Purnama.
- Mempercayakan sepenuhnya kepada penyelenggara PEMILU (KPU/BAWASLU) terkait hasil PILPRES 2019.
- Mendukung Aparat Keamanan (TNI/POLRI) dalam menjaga Perdamaian Bangsa dan Kedaulatan NKRI.
- Mendesak POLRI dalam mengusut tuntas dalang dan perusuh aksi di tanggal 21-22 Mei 2019.
- Tiadakan Organisasi Provokator pemecah belah bangsa Hizbu Tahrir Indonesia (HTI).
- PANCASILA JAYA, NKRI HARGA MATI.
![]() |
| Foto: Ketua PMII Bali Nusra saat memberikan Petisi dukungan kepada perwakilan polda NTB. |
Ia juga mengapresiasi mahasiswa NTB dalam mengusut dan mendesak tuntas kepada pihak berwenang terkait perusuhan insiden 21-22 Mei 2019.
"Ternyata mahasiswa NTB ingin menyampaikan kepada semua elemen bangsa aspirasinya mendesak Polri mengusut tuntas dalang dan perusuh kejadian (red:21-22 Mei 2019). Menangkap Provokator dan Penyebar Fitnah," jelasnya.
Selanjutnya Ketua PMII Bali Nusa Tenggara menyerahkan petisi dukungan PMII Bali Nusa Tenggara kepada perwakilan Polda NTB, kemudian masa membubarkan diri dengan cara damai.
| Pewarta : | Editor : |
|---|---|
| Kaderizen | AamNh7 |



