![]() |
| Foto: Abdul Muis, mendapatkan medali emas di kejuaraan Nasional Pencak Silat Open Tournament Malang Chmapionship 1 2019. |
Kejuaraan Nasional Pencak Silat Open Tournament Malang Championship 1 2019, menjadi ajang perlombaan pencak silat nasional yang dia ikuti. Muis sapaan akrabnya mengikuti kejuaraan tersebut melalui perguruan silat yang melatihnya yaitu PS Tirta Bondowoso. Tak hanya sekedar mengikuti perlombaan saja, dia menjadi juara satu atau meraih medali emas di kelas dewasa/mahasiswa pada kejuaraan tersebut.
"Saya tidak menyangka akan meraih medali emas dalam perlombaan ini," tutur anggota yang baru bergabung dengan organisasi PMII pada tahun lalu ini.
"Ajang nasional ini betul-betul menjadi ajang pencak silat nasional, sebab tidak hanya dari provinsi Jawa saja yang mengikuti ajang ini, ada yang dari Kalimantan, Papua dan sebagainya dari provinsi-provinsi lain," ucapnya sambil tersenyum bahagia, saat diwawancara oleh tim media, Kamis (27/06/2019).
Kejuaraan yang diikuti lebih dari dua ratus kontingen perguruan silat di seluruh wilayah Indonesia ini, diselenggarakan pada tanggal 22-23 Juni 2019 dan bertempat di Gor Ken Arok Kota Malang.
Mahasiswa yang terbilang aktif kuliah tersebut, mengaku selalu berlatih disela-sela waktu kosong kesibukan perkuliahannya.
Membanggakan kedua orang tuanya menjadi motivasi terbesarnya untuk berprestasi.
Muis yang merupakan anggota dari Rayon Averroes juga berharap. Setelah mengikuti ajang bergengsi tersebut dirinya dapat mengikuti kejuaraan nasional tingkat mahasiswa atau Pekan Olaharaga Mahasiswa Nasional (POMNAS).
"Harapan saya selanjutnya adalah mengikuti ajang perlombaan tingkat mahasiswa nasional dari cabang turnamen pencak silat. Semoga kampus saya mendukung harapan saya ini," tutup mahasiswa asal Kecamatan Grujugan Bondowoso itu.
| Pewarta : | Editor : |
|---|---|
| Kaderizen | AamNh7 |


